ARTICLE AD BOX
Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali diterpa kabar panas setelah posisi Rúben Amorim di kursi pelatih mulai goyah. Kekalahan memalukan di Carabao Cup membuat tekanan terhadapnya semakin besar.
Dewan klub sejauh ini masih memberikan dukungan, tetapi spekulasi soal pengganti mulai ramai diperbincangkan. Beberapa nama besar dikabarkan masuk radar Old Trafford.
Para pendukung klub pun ikut mendesak perubahan. Mereka berharap ada sosok yang bisa menghadirkan stabilitas sekaligus prestasi.
Situasi ini membuat bursa manajer menjadi topik menarik. Media Inggris pun mulai menyoroti sejumlah kandidat serius yang layak menukangi MU.
Berikut enam calon pengganti Amorim yang berpotensi mengambil alih kendali Manchester United jika terjadi pergantian pelatih.
1. Gareth Southgate
Gareth Southgate dikenal mampu membangun budaya positif dan atmosfer harmonis di timnas Inggris. Ia selalu menekankan kebersamaan dan disiplin untuk menjaga kekompakan skuad.
Southgate berhasil membawa The Three Lions melangkah jauh di turnamen besar. Pendekatan manajemen manusianya menjadi kekuatan utama yang membuat pemain nyaman.
Saat ini Southgate masih menganggur setelah meninggalkan Inggris. Meski ada keraguan soal ketajaman taktiknya di level klub, ia dinilai bisa menjadi opsi realistis untuk jangka pendek di Manchester United.
2. Michael Carrick
Michael Carrick sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih sekaligus pelatih sementara di Manchester United. Ia juga sempat menangani Middlesbrough dari 2022 hingga 2025 sebelum dipecat setelah gagal membawa klub promosi ke Premier League.
Meski begitu, Carrick tetap dihormati di Old Trafford. Pengalaman dan pemahamannya terhadap budaya klub membuat namanya tetap diperhitungkan sebagai sosok penting di United.
Sejak meninggalkan Middlesbrough, Carrick belum kembali ke dunia manajerial. Ia tetap aktif di sepak bola, termasuk berpartisipasi dalam pertandingan amal bersama legenda United, menunjukkan ikatan kuatnya dengan klub.
3. Jose Mourinho
Jose Mourinho tetap dikenal dengan mentalitas kemenangan yang kuat. Ia pernah membawa Manchester United finis kedua di Premier League meski hanya memiliki skuad terbatas.
Pengalaman dan taktiknya dianggap bisa menenangkan situasi sulit di klub. Mourinho dikenal mampu menegakkan disiplin dan mengatur pemain dengan tegas.
Namun, sifatnya yang eksplosif berpotensi menimbulkan ketegangan. Setelah baru saja dipecat Fenerbahce, kemungkinan Mourinho kembali ke Old Trafford tetap terbuka.
4. Oliver Glasner
Oliver Glasner mencuri perhatian publik saat memimpin Eintracht Frankfurt juara Liga Europa 2022. Keberhasilannya itu membuat reputasinya di Eropa semakin kuat.
Kini ia melatih Crystal Palace dan dikenal dengan gaya permainan pressing tinggi. Taktiknya yang modern dianggap mampu memberi sentuhan baru di klub-klub Inggris.
Glasner membawa Palace meraih trofi FA Cup setelah menaklukkan Manchester City. Di awal musim ini, ia juga berhasil memenangkan Community Shield usai mengalahkan Liverpool.