ARTICLE AD BOX
Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali jadi bahan pembicaraan setelah tumbang di tangan Grimsby Town. Kekalahan di Carabao Cup itu menjadi noda besar bagi reputasi klub sebesar Setan Merah.
United bahkan sempat tertinggal 0-2 di babak pertama. Meski mampu menyamakan kedudukan, mereka akhirnya tumbang lewat adu penalti.
Hasil tersebut tak hanya memalukan, tetapi juga menyoroti kelemahan dalam skuad. Beberapa pemain tampil buruk dan dianggap tidak pantas lagi mengenakan seragam merah.
Di masa lalu, manajer seperti Sir Alex Ferguson tak segan membuang pemain yang gagal tampil maksimal. Kini, langkah serupa diyakini perlu dilakukan untuk kebaikan tim.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, penjualan pemain jadi opsi masuk akal. Ada lima nama yang diyakini harus segera dilepas oleh Manchester United.
1. Bruno Fernandes
Bruno Fernandes masuk saat babak kedua melawan Grimsby, tetapi kehadirannya tidak mampu mengubah hasil laga. Meski tidak sepenuhnya salah Bruno, penampilan ini menimbulkan pertanyaan soal perannya sebagai kapten klub.
Banyak yang menyebut Bruno kurang menunjukkan kepemimpinan, padahal dia memiliki semua ciri pemimpin sejati. Masalahnya adalah rekan setimnya tampak kurang mengikuti arahan, berbeda dengan saat Cristiano Ronaldo masih di klub.
Situasi ini semakin rumit karena formasi 3-4-2-1 membuat Bruno harus bermain di lini tengah, menggeser posisi Kobbie Mainoo. Solusinya dianggap jelas: melepas Bruno agar klub bisa mendapatkan keuntungan besar dan menata ulang skuad lebih optimal.
2. Andre Onana
Andre Onana tampil buruk sepanjang musim bersama Manchester United. Kesalahan-kesalahannya di bawah mistar membuat tim sering berada dalam posisi berbahaya.
Dalam laga melawan Grimsby, setiap tembakan lawan tampak berpotensi menjadi gol, meskipun beberapa dianulir karena offside. Penampilannya juga ikut berkontribusi pada kekalahan penting sebelumnya di kompetisi Eropa.
Kualitas Onana dianggap menakutkan bagi rekan setim sendiri dan memberi peluang bagi lawan. Banyak pihak menilai saatnya bagi Manchester United untuk mencari kiper baru yang lebih dapat diandalkan.
3. Manuel Ugarte
Manuel Ugarte kembali tampil mengecewakan saat dimainkan melawan Grimsby. Penampilannya bahkan lebih buruk dibandingkan saat menghadapi Arsenal dan Fulham.
Ugarte lemah saat menguasai bola, sulit mengatur permainan, dan sering kehilangan posisi. Padahal sebagai gelandang bertahan asal Uruguay, kemampuan tekelnya seharusnya menjadi kekuatan utama.
Rekan-rekannya mudah ditembus lawan karena performanya yang minim kontribusi. Banyak pihak menilai Manchester United sebaiknya mempertimbangkan untuk melepas Ugarte demi memperkuat lini tengah.
4. Diogo Dalot
Diogo Dalot tampil stabil dengan rating rata-rata 6 dari 10, dan kadang menunjukkan crossing yang baik. Namun, kemampuan membawanya bola masih menjadi masalah besar bagi Manchester United.
Dalot kesulitan menggiring bola, padahal peran wing-back membutuhkan kemampuan 1 lawan 1 di sisi lapangan. Ketidakmampuannya ini membuat serangan lebar tim sering terhenti dan kurang efektif.
Dalam laga melawan Grimsby, kelemahan ini sangat terlihat. Dia gagal maksimal sebagai wing-back kanan maupun kiri, dan hanya rata-rata saat bermain sebagai bek tengah kiri.