ARTICLE AD BOX

Gedung DPRD Jepara Dijarah dan Dibakar Minggu Dinihari
AKSI massa merambah ke Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Gedung DPRD Jepara dan pos polisi menjadi sasaran anarkis dan dibakar pada Minggu (31/8) dini hari. Petugas keamanan tidak berkutik ketika ribuan massa terus meringsek masuk.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (31/8), Kabupaten Jepara ikut menanas, ketika ribuan orang secara bergelombang menjelang tengah malam mendatangi Gedung DPRD Jepara yang terletak di Jalan Pemuda, Jepara Kota dengan membawa berbagai alat pemukul maupun batu.
Sembari berteriak, mereka terus bergerak dan sempat mendapatkan penghalang dari petugas keamanan. Namun massa terus meringsek maju hingga membuat petugas kewalahan dan akhirnya mampu menerobos gedung DPRD Jepara. Selain menjarah isi gedung wakil rakyat, massa juga membkar gedung hingga dengan cepat api berkobar.
"Tadi beberapa jam sebelumnya terlihat tenang. Saya kira tidak jadi demonstrasi, namun mendekati tengah malam muncul ribuan orang yang datang," kata Farhan,45, seorang warga sekitar.
Awalnya kelompok massa hanya berkumpul di pertigaan, ungkap Purnomo, warga lainnya. Tetapi kemudian mereka bergerak dan dini hari api mulai terlihat berkobar di gedung DPRD Jepara sehingga cukup mengejutkan membuat suasana Jepara Kota mencekam. Warga terutama yang tinggal di seputar gedung dewan itu khawatir terkena imbas. "Kami tidak tidur semalaman," imbuhnya.
Hingga dini hari massa masih mengepung gedung DPRD Jepara. Bahkan api semakin besar membakar gedung hingga mengakibatkan gedung wakil rakyat itu hangus. Namun kemudian polisi mulai bertindak tegas dan berhasil memukul mundur massa yang kemudian melampiaskan dengan merusak pos polisi yang berada di depan gedung DPRD Jepara.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang kian membesar. Namun massa belum beranjak dari sekitar gedung DPRD Jepara seperti menunggu momentum lengahnya aparat keamanan baik dari kepolisian maupun TNI yang meningkatkan penjagaan di seputar gedung tersebut. (E-2)