ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Anggota DPR dilarang berpergian ke luar negeri. Kebijakan tersebut diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama para ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan, Minggu (31/8/2025).
"Para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri," katanya.
Prabowo juga menyampaikan kebijakan beberapa partai politik yang menarik anggotanya di DPR RI.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan Partai Nasdem Surya Paloh turut mendampingi Prabowo dalan konferensi pers tersebut, "Kita tadi sudah membahas perkembangan situasi negara," ungkap Prabowo usai pertemuan.
Selanjutnya tokoh politik lain yang telah hadir termasuk Edhie Baskoro Yudhoyono yang mewakili Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan Ketua Partai Demokrat.
Turut hadir juga ke Istana Ketua Umum Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan persnya lewat video yang dibagikan, Sabtu (30/8/2025). Selain China, Pras mengatakan, Prabowo juga mendapat undangan untuk menghadiri Sidang Umum PBB di New York.
"Berkenaan dengan adanya undangan dari pemerintah Tiongkok kepada Presiden Prabowo Subianto, yang pertama-tama dapat kami sampaikan bahwa pada bulan September ada beberapa undangan dari beberapa pihak yang mengundang Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya adalah undangan untuk beliau menghadiri sidang tahunan PBB di New York," kata Prasetyo.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo: Jangan Pilih Direktur BUMN Atas Dasar Partai Politik