ARTICLE AD BOX
Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski menyatakan negaranya berkomitmen memperkuat hubungan bilateral kedua negara, dan berharap perjanjian FTA dengan Indonesia dapat ditandatangani selama Belarus menjabat keketuaan Uni Ekonomi Eurasia.
“Sudah saatnya bagi pemerintah kita untuk mencari cara memaksimalkan keuntungan … mengembangkan kontak antara pengusaha Belarus dan Indonesia, dan terlibat dalam proyek kemitraan strategis,” katanya dalam acara peringatan Hari Nasional Belarus di Jakarta, Kamis malam.
Belarus pun sepenuhnya mendukung pembentukan kawasan perdagangan bebas (FTA) antara Uni Ekonomi Eurasia dan Indonesia, katanya, seraya menambahkan bahwa hubungan kedua negara telah terjalin erat dan terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai bidang.
Pada awal Agustus 2025, Menteri Luar Negeri Belarus Makzim Ryzhenkov berkunjung ke Indonesia dan melakukan pertemuan produktif dengan Pemerintah RI guna memperkuat dialog politik, dan mengembangkan kerja sama perdagangan, ekonomi, pertahanan serta hubungan antarmasyarakat.
Baca juga: Konhor yakin hubungan RI-Belarus makin kuat usai kunjungan Ryzhenkov
“Kami siap berkontribusi bagi ketahanan pangan Indonesia dengan menyediakan pupuk, produk pangan, mesin pertanian, pelatihan staf, dan berbagi pengalaman dalam memodernisasi sektor agroindustri,” kata Dubes Ramanouski.
Selain kerja sama ekonomi, Dubes Ramanouski juga menggarisbawahi pentingnya penguatan di bidang pendidikan, sains, kesehatan, pemuda dan olahraga, serta meningkatkan hubungan antarmasyarakat melalui pengembangan pertukaran budaya dan pariwisata.
“Kami menyambut mahasiswa Indonesia untuk belajar di Belarus. Warga Negara Indonesia dapat tinggal di Belarus tanpa visa hingga 30 hari,” ujarnya seraya berharap warga Indonesia dapat berkunjung ke Belarus untuk mengenali alam dan keramahan penduduknya.
Belarus memperingati hari nasionalnya pada 3 Juli sebagai hari pembebasan dari penjajahan Nazi serta awal dari perjalanan menjadi negara berdaulat.
Baca juga: DPD RI sambut Menlu Belarus dorong swasembada pangan lewat diplomasi Asta Cita
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.