ARTICLE AD BOX
Anggota Polisi Berjaga di Dekat Kandang Karantina di Kawasan Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat Tempat Disimpannya Macan Tutul yang Disebut Lepas.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Upaya penyelamatan macan tutul yang kabur dari karantina milik Lembang Park and Zoo belum membuahkan hasil. Meski begitu, satwa liar yang dilindungi itu dipastikan masih berada di kawasan objek wisata yang berada di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat itu.
"Belum (tertangkap). Tapi terdeteksi drone thermal masih bergerak di kawasan Lembang Park and Zoo, ditemukan juga jejak yang diduga kuat macan tutul itu," ujar Humas Balan Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Eri Mildranaya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/8/2025).
Seperti diketahui, macan tutul hasil rescue dari Balai Desa Balai Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan yang dititipkan di kandang karantina milik Lembang Park and Zoo dalam rangka obervasi sebelum dilepasliarkan itu kabur pada Kamis (28/8/2025) dengan cara menjebol atap.
Kepala Seksi Konservasi SDA Wilayah III Bandung, Ujang Acep petugas gabungan mengalami kesulitan untuk menyelamatkan macan tutul tersebut. Penyebabnya di antaranya karena sifat hewan tersebut yang pandai bersembunyi.
Selain itu, Macan Tutul Jawa itu diketahui aktif di malam hari sehingga menambah kesulitan pencarian. Pihaknya hanya bisa mengandalkan drone thermal dan anjing pelacak jika pencarian malam hari. Jaring jebak yang sudah dipasang umpan juga belum berhasil menjerat satwa tersebut.
"Pada malam hari dan pandangan terbatas, kita hanya dibantu drone. Ketika macan tutul berada di bawah vegetasi atau gorong-gorong, drone tidak bisa mendeteksi. Itu kelemahan pemantauan malam hari. Karena itu, upaya dilakukan siang hari ketika cuaca cerah. Hanya saja biasanya satwa beristirahat di siang hari. Tempat beristirahat ini bisa dideteksi oleh k9 melalui penciuman," katanya.
Petugas akan mempersempit ruang gerak di kawasan Lembang Park and Zoo. Ujang Acep juga memastikan macan tutul yang kabur itu sulit untuk keluar dari kawasan Lembang Park and Zoo. "Kita sudah persempit jelajah macan tutul ini untuk dilakukan penyergapan. InsyaAllah hari ini mudah mudahan bisa dapat," kata dia.