ARTICLE AD BOX
1. Sumber Antioksidan dan Anti-Inflamasi
Antioksidan dalam bunga telang mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian Santosa (2023) menyebutkan flavonoid pada bunga telang dapat menghambat aktivitas enzim pro-inflamasi (iNOS, COX, LOX) sehingga menekan peradangan. Hal ini membuatnya bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung, kanker, dan diabetes.
2. Menstabilkan Kadar Gula Darah
Sebuah penelitian oleh Chusak et al. (2018) menemukan bahwa konsumsi ekstrak bunga telang dapat menurunkan kadar gula darah dan insulin setelah makan. Efek ini berkaitan dengan kemampuannya menghambat enzim α-amilase dan α-glukosidase yang memecah karbohidrat. Dengan demikian, bunga telang berpotensi membantu penderita diabetes dalam mengontrol gula darah.
Studi oleh Solanki et al. (2010) menunjukkan bahwa ekstrak biji dan akar bunga telang dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida. Mekanismenya yaitu dengan mengurangi penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan pembuangan lewat empedu. Hal ini baik untuk kesehatan jantung dan mencegah aterosklerosis.
4. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut
Bunga telang sering digunakan dalam produk kecantikan. Menurut penelitian tahun 2021, ekstrak bunga telang mampu meningkatkan hidrasi kulit hingga 70% dalam waktu 1 jam setelah penggunaan topikal. Sementara studi 2024 menemukan bahwa sampo dengan ekstrak Clitoria ternatea 20% efektif mengurangi ketombe dengan efek samping minimal. Kandungan antosianin dan flavonoid juga membantu melindungi kulit dari penuaan dini akibat paparan sinar UV.
5. Mendukung Fungsi Otak dan Mental
Dalam pengobatan tradisional Ayurveda, bunga telang digunakan untuk meningkatkan daya ingat dan menenangkan pikiran. Studi modern mendukung hal ini: senyawa clitorin (kaempferol glukopiranosida) dalam bunga telang diketahui mampu menembus sawar darah otak dan memberikan efek antidepresan. Uji hewan menunjukkan ekstrak akar bunga telang dapat mengurangi kecemasan dan gejala depresi.
6. Efek Antimikroba dan Antiparasit
Beberapa studi menemukan ekstrak bunga telang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus agalactiae, Salmonella typhi, dan Staphylococcus aureus. Selain itu, ekstraknya juga efektif melawan cacing parasit dengan efek sebanding obat levamisole. Ini menjadikannya kandidat herbal alami untuk infeksi ringan.
Penelitian laboratorium tahun 2019 menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dapat menghambat pembentukan sel lemak baru (adipogenesis). Senyawa ternatin berperan dalam menghambat sintesis lemak, sehingga berpotensi membantu mengontrol berat badan. Meski masih butuh penelitian klinis lebih lanjut, teh bunga telang banyak digunakan sebagai minuman pendukung diet sehat.