Bukan dengan Odol, Begini Cara Efektif Redam Dampak Gas Air Mata

12 hours ago 2
ARTICLE AD BOX
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta Para pengunjuk rasa umumnya mengoleskan pasta gigi atau odol di bawah mata guna mengurangi efek perih dari tembakan gas air mata. Hal ini juga dilakukan massa dalam demo di depan Gedung DPR, Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Menurut dokter spesialis mata konsultan, Gitalisa Andayani, ini bukanlah cara efektif untuk mengurangi dampak gas air mata.

"Memakai pasta gigi maupun sunblock malah juga dapat menyerap gas, sehingga tidak efektif," kata Gitalisa dalam pesan teks ke Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Bukannya mengurangi risiko dari paparan gas air mata, malah efeknya bisa lebih parah.

"Zat-zat kimia di dalamnya (pasta gigi atau sunblock) bisa bereaksi dengan zat-zat kimia yang terkandung di gas air mata," lanjut dokter yang akrab disapa Gita.

Lantas, bagaimana cara terbaik untuk mengurangi efek paparan gas air mata?

Gita menjelaskan bahwa proteksi terbaik adalah dengan memakai topeng gas (gas mask). Penggunaan alat ini mampu melindungi mata dan saluran napas.

"Bila tidak ada, 'escape hood' bisa dipakai. Atau setidaknya (pakai) goggle yang rapat udara," sarannya.

Bila tidak ada alat yang bisa melindungi mata dan terpapar gas air mata, Gita menyarankan untuk segera membilas atau mengirigasi mata. Bisa dengan air yang mengalir atau cairan fisiologis seperti NaCl.

"(Bila tidak dibilas) reda, tapi sebaiknya cepat ditangani dengan pembilasan. Kalau dibiarkan ada risiko gangguan mata lebih berat seperti infeksi kornea," kata Gita.

Aksi unjuk rasa di kompleks DPR Senayan diwarnai kericuhan. Massa dihalau aparat dengan tembakan gaś air mata. Demo dipicu isu terkait tunjangan DPR yang dinilai tidak sensitif dengan kondisi sulit masyarakat.

Gas Air Mata Jarang Timbulkan Masalah Serius

Bila masih ada keluhan pada mata usai terpapar gas air mata, segera ke dokter spesialis mata untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Pada umumnya gejala usai terpapar gas air mata tidak berat dan dapat kembali berfungsi seperti sedia kala. Jarang terjadi paparan gas air mata menyebabkan perdarahan bola mata, radang kornea, glaukoma, katarak atau kebutaan.

Tentang Gas Air Mata Kedaluwarsa

Namun, bagaimana dengan gas air mata yang kedaluwarsa?

Terkait hal ini, farmakolog, Prof. Zullies Ikawati, PhD, Pharm mengatakan bahwa untuk mengetahui dampak gas air mata, maka perlu diketahui dulu kandungan gas air matanya.

“Senyawa aktif yang paling sering digunakan adalah CS gas (2-chlorobenzylidene malononitrile) itu paling umum. Ada juga yang menggunakan OC (oleoresin capsicum),” kata Zullies kepada Health Liputan6.com, Jumat (29/8/2025).

Gas Air Mata Memang Bisa Kedaluwarsa

Zullies tak memungkiri, produk gas air mata dalam tabung punya masa kedaluwarsa karena pelarut dan bahan pendorong (propelan) bisa menurun tekanannya, serta senyawa kimianya bisa terdegradasi.

“Bila sudah lama, mungkin terjadi perubahan kimia, bisa terbentuk produk samping yang lebih iritan atau bahkan beracun (misalnya degradasi CS bisa menghasilkan senyawa klorinasi lain),” ujarnya.

Efek di tubuh tetap mirip dengan gas air mata yang belum kedaluwarsa. Ini dapat berupa iritasi mata, hidung, tenggorokan, sesak napas, batuk, mual.

“Tetapi jika ada produk degradasi, bisa menimbulkan iritasi kulit/paru lebih berat,” Zullies menjelaskan.

Daya Merusak Gas Air Mata Kedaluwarsa

Gas air mata kedaluwarsa tak dapat selalu disebut memiliki daya merusak yang lebih rendah, lanjut Zullies.

“Tidak selalu, kalau yang dimaksud daya merusak adalah efek iritasi, maka ini bisa berkurang kalau zat aktifnya sudah menurun potensinya.”

“Tapi dari sisi keamanan, justru bisa lebih berbahaya, karena produk kimia yang rusak kadang tidak stabil atau lebih toksik,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, tabung gas air mata yang kedaluwarsa bisa berisiko gagal meledak dengan benar atau justru meledak tidak terkontrol.

“Jadi, memakai gas air mata kedaluwarsa tidak otomatis lebih aman. Bisa saja efek iritasinya berkurang, tapi risikonya ke tubuh justru lebih tidak terprediksi. Begitu menurut pemahaman saya,” pungkasnya.

Foto Pilihan

Murid sekolah dasar diperiksa mulut dan giginya saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Prestasi Global, Depok, Jawa Barat, Senin (4/8/2025).
Read Entire Article