ARTICLE AD BOX
Jakarta (ANTARA) - Aksi massa masih terjadi di Mako Brimob Kwitang Jakarta Pusat pada Jumat menjelang sore, di mana sekelompok demonstran mulai melemparkan batu dan membunyinkan petasan.
Aksi pelemparan terjadi setelah massa berhasil merangsek ke depan gerbang Mako Brimob Kwitang di Jakarta Pusat.
Awalnya massa hanya meneriaki kata-kata provikatif, namun massa yang tidak puas melanjutkan dengan melakukan aksi pelemparan petasan, batu serta botol minuman.
Hingga pukul 14.30 WIB, aksi demonstran terus berjalan dan lemparan masih terus terjadi.
Ratusan personel TNI berjaga di lokasi melakukan pengamanan agar massa tidak masuk ke dalam Mako Brimob.
Sebelumnya Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Muryanto sudah menemui peserta aksi dan menyampaikan permohonan maaf.
Aksi unjuk rasa ini terjadi usai meninggalnya pengemudi ojek daring Afan Kurniawan setelah ditabrak mobil Barracuda Brimob pada Kamis (28/8) malam.
Baca juga: Legislator soroti SOP Brimob amankan demo hingga ojol terlindas rantis
Baca juga: Demonstran merangsek ke gerbang Mako Brimob Kwitang
Baca juga: Demonstran lempari Dansat Brimob Polda Metro Jaya dengan botol minuman
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.