Hentikan Kebijakan yang Pro Elite dan Menindas Rakyat

11 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Hentikan Kebijakan yang Pro Elite dan Menindas Rakyat Pengunjuk rasa menghindari tembakan gas air mata dari anggota kepolisian saat aksi 28 Agustus 2025 di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).( ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Koalisi masyarakat sipil mendesak pemerintah dan DPR untuk segera mencabut berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Desakan itu muncul setelah terjadi rangkaian aksi protes berujung bentrokan dengan aparat, hingga menelan korban jiwa terluka dan meninggal dunia.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menilai berbagai aksi demonstrasi yang terjadi disebabkan oleh berbagai kebijakan pemerintah belakangan ini semakin memperlihatkan keberpihakan pada elite dan menindas rakyat.

“Apa yang terjadi hari ini adalah bukti bahwa ada peningkatan frustasi di kalangan masyarakat Indonesia. Pertama karena dipicu oleh kebijakan-kebijakan yang pro elit daripada pro rakyat, antara lain seperti kenaikan pajak, kenaikan tunjangan anggota dewan dan perluasan peran militer,” katanya dalam konfrensi pers di Jakarta pada Jumat (29/8). 

Usman menilai, kasus driver ojek online yang meninggal dunia akibat terlindas kendaraan polisi hanyalah pucuk dari gunung es dari keseluruhan potret struktural kekerasan polisi terhadap para pemrotes. 

Dia menegaskan, kekerasan aparat dalam menangani demonstrasi, mulai dari penahanan, penyiksaan, hingga penggunaan kekuatan berlebihan, tak bisa lagi ditoleransi. Amnesty memperkirakan potensi kekerasan serupa akan terus berulang jika pemerintah tidak mengubah kebijakannya.

“Kami tidak hanya menuntut pertanggungjawaban. Kami juga mendesak perubahan mendasar, termasuk pembatalan proyek strategis nasional, pencabutan kenaikan pajak, dan cabut penambahan tunjangan DPR,” tegas Usman.

Pada kesempatan yang sama, Juru Kampanye Greenpeace Indonesia, Khalisa Khalid, mengatakan tindakan aparat selama aksi protes merupakan bentuk kegagalan negara dalam menjamin keamanan dan hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi.

“Akibat brutalitas aparat, banyak peserta aksi merasa sangat berat mengelola emosi. Rasa sedih dan marah memuncak karena yang dihadapi adalah tindakan kekerasan negara,” imbuhnya.

Ia menilai, berbagai protes yang bergulir sejak Mei hingga hari ini merupakan rangkaian ekspresi kemarahan dan keresahan terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, ditambah pernyataan pejabat publik yang justru memicu keresahan dan memperbesar kondisi ketimpangan sosial.  

“Situasi sekarang menunjukkan begitu besarnya ketimpangan yang terjadi termasuk ketidakpekaan pejabat publik yang ada di parlemen maupun pemerintahan. Jadi ini adalah kekerasan negara terhadap rakyat dalam merespon isu-isu publik yang seharusnya mereka lindungi. 

Khalisa menjelaskan praktik kekerasan aparat selama ini berjalan karena adanya pembiaran dan imunitas dari institusi negara. Ia menegaskan, pemerintah seharusnya memastikan keselamatan warga yang menjalankan hak konstitusionalnya, bukan justru merespons dengan kekerasan.

“Protes adalah jalan rakyat memperjuangkan haknya, tapi malah direpresi. Ini adalah kekerasan negara yang tidak boleh dibiarkan. Kami mengutuk keras tindakan brutal aparat dan mendesak pemerintah segera menghentikan praktik seperti ini,” kata Khalisa. (Dev/P-1) 

Read Entire Article