ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara perihal kosongnya stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta beberapa hari ini. Dipastikan, pemerintah sudah memberikan tambahan kuota impor BBM sebanyak 10% kepada badan usaha swasta tersebut.
Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Tri Winarno mengatakan jika stok BBM swasta masih belum terpenuhi, maka masyarakat bisa membeli BBM dari perusahan migas pelat merah, PT Pertamina (Persero).
"Sudah ada tambahan 10%. Terus kemudian apabila terjadi kekurangan, silakan ambil dari Pertamina," ujarnya saat ditemui di Jakarta, dikutip Jumat (29/8/2025).
Adapun, kelangkaan yang terjadi bukan berasal dari keterbatasan stok nasional, melainkan disebabkan oleh perubahan kebijakan durasi izin distribusi BBM untuk pihak swasta.
Perihal keluhan SPBU swasta soal distribusi, Tri menyebutkan adanya perubahan kebijakan terkait durasi izin yang sebelumnya diberikan selama satu tahun, kini dipersingkat menjadi enam bulan.
"Ya, kira-kira itulah. Enam bulan itu," katanya saat ditanya soal izin yang dipersingkat.
Meski tidak merinci lebih lanjut alasan perubahan tersebut, pihaknya mengisyaratkan bahwa kebijakan ini akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi pasokan dan permintaan di lapangan.
Dengan begitu, pemerintah juga memastikan bahwa jika terjadi kekurangan pasokan dari pihak swasta, masyarakat dapat segera mengakses pasokan dari Pertamina untuk menjamin distribusi tetap lancar.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di lapangan, beberapa SPBU swasta yakni milik BP dan Shell memang mengalami kekosongan stok BBM. Diantara yang kosong antara lain, di wilayah Depok, Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan.
Di SPBU BP, terpantau hanya menjual BBM jenis Ultimate Diesel dan Shell hanya menjual V-Power Diesel.
Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia menyampaikan, bahwa produk bahan bakar minyak (BBM) Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa jaringan SPBU Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan.
"SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell," jelas Ingrid kepada CNBC Indonesia, Rabu (27/8/2025).
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Prabowo: Indonesia Kaya, Seharusnya RI Tidak Perlu Impor BBM